Showing posts with label Sejarah Ulama Abad ke 7. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Ulama Abad ke 7. Show all posts

Monday, August 15, 2011

Imam Nawawi (631 – 676 H / 1233 – 1277 M)

Namanya ialah Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syirfu al Nawawi. Dilahirkan di Nawa sebuah wilayah di Damsyik Syam pada bulan Muharram tahun 631 Hijrah. Kebolehan menghafaz Al-Quran sejak kecil lagi. Pada tahun 649 Hijrah, ketika berusia lingkungan sembilan belas tahun telah pergi ke kota Damsyik untuk belajar. Mendalami ilmu di madrasah al-Ruwahiyyah atas tanggungan madrasah itu sendiri.Karangannya adalah banyak, di antara kitabnya yang begitu popular dalam pengajian ilmu ialah Matan al-Arbain (hadis 40), Riyadhus Salihin, Syarah Sahih Muslim dan al-Adhkar. Di Indonesia nama beliau terkenal dengan kitabnya “Minhajut Thalibin”, sebuah kitab fiqih dalam madzhab Syafi’i yang banyak dipelajari di sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren di tanah air.Kehidupannya dihabiskan kepada bakti dan khidmat...

Imam Nawawi (631 – 676 H / 1233 – 1277 M)

Namanya ialah Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syirfu al Nawawi. Dilahirkan di Nawa sebuah wilayah di Damsyik Syam pada bulan Muharram tahun 631 Hijrah. Kebolehan menghafaz Al-Quran sejak kecil lagi. Pada tahun 649 Hijrah, ketika berusia lingkungan sembilan belas tahun telah pergi ke kota Damsyik untuk belajar. Mendalami ilmu di madrasah al-Ruwahiyyah atas tanggungan madrasah itu sendiri. Karangannya adalah banyak, di antara kitabnya yang begitu popular dalam pengajian ilmu ialah Matan al-Arbain (hadis 40), Riyadhus Salihin, Syarah Sahih Muslim dan al-Adhkar. Di Indonesia nama beliau terkenal dengan kitabnya “Minhajut Thalibin”, sebuah kitab fiqih dalam madzhab Syafi’i yang banyak dipelajari di sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren di tanah air. Kehidupannya dihabiskan kepada bakti dan...

Al-Bushiri dan Kasidah Burdah (610 – 695 H / 1213 – 1296 M)

Al-Bushiri dan Kasidah Burdah (610 – 695 H / 1213 – 1296 M)Posted by redaksi On 23 June 2007 10 Commented5ShareKasidah Burdah adalah salah satu karya paling populer dalam khazanah sastra Islam. Isinya, sajak-sajak pujian kepada Nabi Muhammad SAW, pesan moral, nilai-nilai spiritual, dan semangat perjuangan, hingga kini masih sering dibacakan di sebagian pesantren salaf dan pada peringatan Maulid Nabi. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa seperti Persia, Turki, Urdu, Punjabi, Swahili, Pastum, Melayu, Sindi, Inggris, Prancis, Jerman dan Italia.Pengarang Kasidah Burdah ialah Al-Bushiri (610-695H/ 1213-1296 M). Nama lengkapnya, Syarafuddin Abu Abdillah Muhammad bin Zaid al-Bushiri. Dia keturunan Berber yang lahir di Dallas, Maroko dan dibesarkan di Bushir, Mesir, Dia seorang murid...

Al-Bushiri dan Kasidah Burdah (610 – 695 H / 1213 – 1296 M)

Al-Bushiri dan Kasidah Burdah (610 – 695 H / 1213 – 1296 M) Posted by redaksi On 23 June 2007 10 Commented 5Share Kasidah Burdah adalah salah satu karya paling populer dalam khazanah sastra Islam. Isinya, sajak-sajak pujian kepada Nabi Muhammad SAW, pesan moral, nilai-nilai spiritual, dan semangat perjuangan, hingga kini masih sering dibacakan di sebagian pesantren salaf dan pada peringatan Maulid Nabi. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa seperti Persia, Turki, Urdu, Punjabi, Swahili, Pastum, Melayu, Sindi, Inggris, Prancis, Jerman dan Italia. Pengarang Kasidah Burdah ialah Al-Bushiri (610-695H/ 1213-1296 M). Nama lengkapnya, Syarafuddin Abu Abdillah Muhammad bin Zaid al-Bushiri. Dia keturunan Berber yang lahir di Dallas, Maroko dan dibesarkan di Bushir, Mesir, Dia seorang...

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys